Jl. Kandang Perahu No. 23, Karyamulya, Kec. Kesambi, Kota Cirebon 0822-3014-4449 / 0896-0604-2157 Email: pkbh.syekhnurjati@gmail.com
Uncategorized

MENGHAFAL NILAI-NILAI PERNIKAHAN ISLAMI DENGAN TEPUK SAKINAH

MENGHAFAL NILAI-NILAI PERNIKAHAN ISLAMI DENGAN TEPUK SAKINAH

Oleh: Siti Mutmailah – Relawan PKBH

 

Dalam ajaran Islam, pernikahan tidak hanya dimaknai sebagai penyatuan dua individu, tetapi juga sebagai bentuk ibadah yang sarat dengan nilai-nilai spiritual, sosial, dan moral. Namun, di era modern saat ini, nilai-nilai luhur tersebut kerap memudar akibat pengaruh budaya materialisme dan individualisme. Oleh sebab itu, dibutuhkan pendekatan yang kreatif dan menarik untuk menanamkan kembali nilai-nilai pernikahan Islami sejak usia dini. Salah satu cara yang efektif adalah melalui “Tepuk Sakinah”, yakni metode edukatif berbasis gerakan dan ritme yang menggembirakan serta mudah diingat oleh anak-anak.

Nilai-Nilai Pernikahan Islami

Berdasarkan kajian hadis serta nilai-nilai Islam yang tercermin dalam tradisi masyarakat Nusantara terdapat lima prinsip utama dalam membangun pernikahan Islami, yaitu:

  • Saling cinta, mencerminkan mawaddah, yaitu kasih sayang yang tumbuh karena keimanan kepada Allah.
  • Saling hormat, meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh kelembutan dan penghormatan terhadap istri-istrinya.
  • Saling jaga, mencerminkan tanggung jawab dan kesetiaan dalam menjaga kehormatan pasangan.
  • Saling ridho, yakni kesediaan menerima kekurangan dan perbedaan dengan hati yang ikhlas.
  • Musyawarah, meneladani prinsip syura dalam menyelesaikan masalah keluarga untuk mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan berbagai tradisi pernikahan Islam di Indonesia, seperti dalam budaya Aceh, Bugis, dan Melayu yang menekankan pentingnya gotong royong, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial sebagai wujud harmoni dalam kehidupan berumah tangga.

Media Edukasi “Tepuk Sakinah”

“Tepuk Sakinah” merupakan sarana pembelajaran yang dirancang untuk menanamkan dan menghafal nilai-nilai pernikahan Islami secara menyenangkan. Melalui irama dan gerakan, anak-anak dapat dengan mudah memahami makna di balik setiap pesan moral yang terkandung dalam liriknya, yaitu:

(Tepuk 3x) Berpasangan… Berpasangan… Berpasangan!
(Tepuk 3x) Janji Kokoh… Janji Kokoh… Janji Kokoh!
Saling Cinta… Saling Hormat…
Saling Jaga… Saling Ridho…
Musyawarah… Untuk Sakinah! Mashlahah!

Adapun makna dari setiap bait tepuk adalah sebagai berikut:

  • “Berpasangan” melambangkan bahwa pernikahan merupakan fitrah manusia sekaligus tanda kebesaran Allah SWT (QS. Ar-Rum: 21).
  • “Janji Kokoh” menegaskan pentingnya akad nikah sebagai ikatan suci dan komitmen yang tidak boleh diingkari.
  • “Saling Cinta, Hormat, Jaga, Ridho” merepresentasikan empat fondasi utama hubungan Islami antara suami dan istri.
  • “Musyawarah” menggambarkan pentingnya komunikasi, kerja sama, dan kesepahaman dalam membangun keluarga.
  • “Untuk Sakinah Mashlahah” menegaskan bahwa tujuan akhir dari pernikahan adalah terciptanya ketenangan, kebahagiaan, dan manfaat bagi pasangan maupun masyarakat luas.

Leave a Reply